Solusi Untuk Beragam Event

Peran LED dalam berbagai kebutuhan event sudah tidak terelakkan lagi. Mulai dari layar besar pengganti backdrop di panggung, penyaji presentasi dalam sebuah konferensi, signage di suatu venue, penghias stan pameran, atau billboard luar ruangan, semua sudah menggunakan LED. Namun, kebanyakan orang masih salah menilai kualitas layar LED, yakni dari tingkat kerapatan pikselnya saja.

Rudi Hidayat, CEO V2 Indonesia, selaku distributor resmi beragam produk LED di Indonesia, menjelaskan kalau masih banyak terjadi salah kaprah masyarakat dalam mengidentifkasi layar LED berkualitas. “Biasanya mereka hanya tahu dari piksel. Semakin kecil pikselnya, semakin bagus. Padahal di dalam sebuah modul LED, juga terdapat chip, prosesor, dan encapsulation yang memengaruhi kualitasnya. Dengan chip dan encapsulation (pembungkus lampu led) yang baik, dua produk dengan kerapatan piksel yang sama hasilnya bisa tampak berbeda. Warna lebih kaya, begitu juga dengan kualitas refresh rate, brightness, dan contrast-nya. Produk-produk murahan biasanya menggunakan chip murah dan encapsulation yang tidak sesuai,” terangnya.

Rudi menambahkan, “Cara mengetesnya sebetulnya cukup mudah, tinggal dibandingkan saja dengan memutar flm yang memiliki adegan cepat, seperti balap mobil atau sepak bola. Kalau pergerakan obyeknya mulus dan bersih, itu bagus. Namun, kalau muncul bayangan yang mengikuti pergerakan itu, bisa dipastikan kualitasnya rendah.”

“Cara lain untuk mengujinya adalah dengan menampilkan warna yang kaya gradasi. Hal ini yang biasanya penting bagi pemasang iklan. Mereka ingin produknya ditampilkan sesuai dengan warna aslinya, misalnya benar-benar berwarna kuning, bukan orange, apalagi krem. Produk-produk murahan sering kali meleset tampilan warnanya,” tambah Rudi.

Untuk itu, setiap kali bertemu klien, ia selalu mengingatkan kalau pihaknya hanya memberikan produk-produk berkualitas. “Saya punya produk yang bervariasi, aplikasinya mulai dari videotron seperti yang digunakan di jalan tol Bali dan beberapa gedung kementerian, display berukuran besar sampai 12 meter di auditorium atau ruang- ruang serba guna, di kampus, studio TV, konser, konferensi, juga untuk stan Indonesia di Shanghai Expo,” ungkap Rudi.

“Produk kami juga bersertifkat, spesifkasinya jelas, jadi kualitas dan harganya bisa dipertanggungjawabkan,” terang Rudi. Inilah yang membuat produk-produk V2 bisa masuk ke dalam banyak proyek kementerian dan pemerintah. Ia pun membandingkan dengan produk lain berkualitas rendah yang sukses membuat salah satu kementerian tercoreng kasus korupsi.

Modul LED yang ditawarkan oleh V2 memang tidak murah, untuk ukuran piksel tiga milimeter dijual seharga US$ 20.000 per meter perseginya, sedangkan untuk delapan milimeter harganya mencapai US$ 8.000. Namun, Rudi selalu memberikan edukasi mengenai kualitas produk-produk yang dimilikinya. “Karena berkualitas, produk kita punya daya tahan lama, lifetime 120.000 jam, dan ada garansi dua tahun. Kita juga memberikan layanan konten gratis seandainya klien masih bingung mau menampilkan apa di display itu. Karena kita juga tidak mau produk kita yang sudah bagus, tapi digunakan untuk menampilkan gambar-gambar yang tidak menarik”.

Saat ini, selain di Jakarta, V2 Indonesia juga telah memiliki cabang dan showroom di Surabaya dan Bali. Sebagai pemain utama dalam menghadirkan display LED berkualitas, tahun ini juga produk-produk tercanggih dari V2 akan dilibatkan penuh dalam pembangunan sebuah techno-mall, yaitu mal berkonsep futuristik di kawasan Karawang, Jawa Barat.

Comment Form

Share :

New Post

+62 21 5785 3547

V2 INDONESIA

Head Office : 5th Floor Intiland Tower, Jl. Jendral Sudirman 32, Jakarta 10220, Indonesia

info@v2indonesia.com